SMK NEGERI 1 STABAT

Jalan K.H Wahid Hasyim Stabat. Kode Pos.20814 Kec.Stabat Kab.Langkat
Telp.(061) -8911004 Fax .(061) -8911004 Email. smknsatustabat@gmail.com

Media Sosial Kami

Berita

Berita Terbaru

SOSIALISASI PROGRAM INTERNALISASI BUDAYA KERJA INDUSTRI AUTO 2000 MEDAN GATSU KE SMK NEGERI 1 STABAT

 Materi:
 - Budaya Penerapan PKL Berbasis Dunia Industri.
 - Evaluasi Program Link Dan Match.

 Kesimpulan 
   Dalam Internalisasi Budaya Kerja Industri Hal Yang Perlu Diperhatikan.
 
 - Evaluasi program link dan match antara sekolah dan DUDI industri.
 - Standarisasi industri dengan kurikulum yang berlaku di smk.
 - Untuk mencapai kesuksesan harus memiliki etika,keterampilan,                pengetahuan, disiplin, tanggung jawab dan target.
 - Hard Skill, Soft Skill, Life Skill.

LAUNCHING SEPEDA MOTOR LISTRIK SMKN 1 STABAT

Karya anak bangsa indonesia yang dihasilkan dalam lingkungan sekolah yang berguna dimasa depan " KARYA JURUSAN TBSM SMKN 1 STABAT".


Sepeda listrik adalah sepeda yang mempunyai motor listrik sebagai alat bantu geraknya. Perbedaan sepeda listrik dengan sepeda motor listrik adalah, sepeda listrik mempunyai pedal seperti sepeda pada umumnya, yang bisa juga digunakan untuk menggerakkan sepeda listrik tersebut, sedangkan sepeda motor listrik hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggeraknya. Sepeda listrik menggunakan baterai isi ulang sebagai sumber tenaga motor listrik. Motor listrik membantu untuk mengurangi kelelahan dalam bersepeda, membuat sepeda ini digemari oleh banyak orang, termasuk orang dengan keterbatasan kemampuan fisik dan kaum manula.

Dalam beberapa sudut pandang, motor listrik menawarkan keuntungan bagi penggunanya.

Contohnya perawatan yang lebih minim. Sebabnya dibandingkan motor bermesin konvensional, motor listrik memiliki komponen bergerak yang jauh lebih sedikit.

Tidak perlu ganti oli!

Kemudian motor listrik juga akan menawarkan pengalaman berkendara yang menarik dengan karakteristiknya. Di antaranya tarikan yang halus, torsi instan, dan minim suara. 

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA

Oleh Elida Turnip, S.Pd

Guru Bimbingan Konseling SMKN 1 Stabat 

Perkembangan teknologi yang semakin canggih sangat berpengaruh terhadap konsentrasi belajar siswa.Teknologi yang makin canggih menjadi kekhawatiran bagi semua orang saat ini terutama para orang tua.Merka pasti menginginkan putra-putri mereka agar kelak sukses dimasa depan,

Dengan tersedianya berbagai aplikasi di gadget membuat para siswa malas untuk belajar karena konsentrasi mereka terganggu.Pada saat sedang belajar sering gadget siswa berbunyi yang membuat penasaran untuk melihatnya sehingga menggangu konsentrasi belajarnya,

Konsentrasi siswa dalam belajar merupakan salah satu hal penting untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal.Penggunaan gadget terus menerus  meningkat drastis mulai dari anak-anak,,remaja,sampai orang dewasa banyak menggunakannya.

Menurut Slameto (2003), konsentrasi belajar adalah “Pemusatan pikiran terhadap  suatu mata Pelajaran dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan dengan Pelajaran.

Salah satu dampak penggunaan gadget yang dirasakan siswa adalah hilangnya kemampuan berkonsentrasi. Sejumlah  dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan adalah:

  1. Masalah Penglihatan
  2. Menganggu  pola tidur
  3. Tidak fokus
  4. Ketergantungan gadget
  5. Sakit kepala
  6. Postur tubuh yang tidak ideal
  7. Cedera pada otot dan ligament
  8. Resiko kecelakaan
  9. Resiko kegemukan
  10. Gangguan tumbuh kembang pada anak.

Dikutip dari (https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/dampak-negatif-penggunaan-gadget/).

Ketika siswa terlalu banyak menggunakan gadget dan menjadi kecanduan,hal tersebut membuat siswa menjadi malas,menurunkan semangat belajar mengurangi kemampuan untuk focus belajar sehingga menyebabkan konsentrasi belajar.

Pada kenyataanya, seiring perkembangan zaman ini remaja atau siswa sudah sangat bergantung terhadap gadgetnya, entah itu alasan mencari penghasilan melalui gadget atau hanya untuk mencari hiburan. Dalam hal ini banyak siswa yang menggunakan gadget secara berlebihan.

                               

Dari pengaruh gadget terhadap konsentrasi belajar siswa, tentunya sebagai seseorang yang tidak menginginkan dampak yang tidak baik bagi hasil belajar siswa.Kita harus bisa menggunakan gadget yang hanya seperlunya saja.  Tidak terlalu berlebihan intensitas penggunaannya karena sesuatu yang berlebihan,akan membuahkan hasil yang kurang baik. Oleh karena itu,  bijaklah dalam penggunaan gadget di era sekarang ini.

Sehubungan dengan usia anak didik yang belum mampu menentukan apa yang bermanfaat dan apa yang berdampak negatif pada dirinya sendiri maka penulis berkesimpulan bahwa penggunaan handphone diperbolehkan kepada murid dengan pengawasan guru dan orang tua dalam hal lama menggunakannya, konten yang layak atau berguna dilihat, mengepost suatu konten maupun merespon suatu konten.

Hasil Seleksi PPDB 2023


Berikut adalah hasil penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2023-2024

ARTIKEL PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL PESERTA DIDIK

Oleh : NANDA SANJANI, S.Pd

Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Stabat

 

  Masalah moral merupakan masalah yang menjadi kekhawatiran bagi semua orang saat ini.Terlebih pada orang tua, mereka pasti ingin memberi bekal bagi putra- putrinya agar kelak sukses dimasa depan.Mereka ingin putra – putrinya siap dan terbuka terhadap modernisasi , namun tetap memiliki nilai – nilai moral yang kuat sehingga mampu menjaring arus informasi yang di akses dan mendayagunakan.

     Pendidikan sebagai upaya mentransformasi nilai – nilai, sikap, pengetahuan dan keterampilan tertentu pendidikan merupakan tempat strategis untuk membentuk dan mengembangkan nilai , sikap dan moral.

   Krisis moral di kalangan remaja sering kita temui, antara lain tawuran antar pelajar atau mahasiswa , penggunaan obat – obatan terlarang, pelecehan seksual, prilaku seks bebas dan kenakalan – kenakalan remaja lainya yang sering mengganggu dan merugikan masyarakat. Di kalangan anak – anak sekalipun mereka tidak terlepas dari krisis moral , bahkan tidak sedikit dari mereka yang menjadi korban moral di lingkungan mereka.

Masalah moral merupakan masalah yang penting karena menyangkut keamanan, ketertiban dan kesejahteraan hidup individu dan masyarakat, sehingga masalah moral harus mendapat perhatian , terutama bagi para pendidik, orang tua dan pemuka masyarakat.

Faktor – factor yang mempengaruhi moral siswa

Menurut Kartono ada beberapa penyebab yang dapat mempengaruhi moral siswa yaitu :

  1. Mereka mudah berorientasi pada masa sekarang dalam arti menikmati masa muda sepuas – puasnya tanpa batasan moral dan agama
  2. Mereka kurang bersosialisasi dalam masyarakat normal, sehingga tidak mampu mengenal norma – norma kesusilaan dan tidak mampu bertanggung jawab secara sosial karena dari kebanyakan mereka terganggu secara emosi
  3. Pada umumnya mereka sangat inplusif dan senang menyerempet bahaya dan mereka kurang memiliki disiplin diri, sebab mereka kurang mendapat arahan dan bimbingan
  4. Penyimpangan prilaku disebabkan oleh kerusakan karakter anak yang menuntut kompensasi
  5. Anak – anak yang tidak mampu menjalin relasi sosial yang dapat membahagiakan hati sendiri, mereka selalu dihantui oleh perasaan curiga, iri, dengki, permusuhan kepada siapa saja , selalau tidak puas dan murung.

 

A.      Layanan Informasi

Layanan informasi adalah suatu kegiatan atau usaha untuk membekali para peserta didik tentang berbagai macam informasi tentang pengetahuan supaya mereka mampu mengambil keputusan secara tepat yang berguna untuk pencegahan dan masa depan dalam kehidupanya.layanan informasi bertujuan  supaya peserta didik memperoleh informasi yang relevan dalam rangka memilih dan mengambil keputusan secara tepat guna pencapaian pengembangan diri yang optimal dalam mencapai kualitas hidup yang lebih baik.Jenis layanan informasi yang diberiakan kepada peserta didik ada 4 tipe yaitu , informasi dalam bidang pribadi, sosial, belajar dan karir.Namun demikian demi tercapaianya tujuan dari layanan informasi maka materi informasi di sesuaikan dengan tujuan dari pelaksanaan informasi itu sendiri.

 

B.             Pembentukan moral

1.              Pengertian Moral

                    Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata moral berarti ; Sikap, akhlak, budi pekerti dan asusila. Kata moral mempunya arti yang hampir sama dengan karakter seperti yang terdapat dalam kamus besar bahasa Indonesia , karakter adalaf sifat – sifat kejiwaan, akhlak, budi pekerti, tabiat dan watak

Moral mempunyai pngertian dengan kesusilaan, memuat ajaran baik buruknya perbuatan.Perbuatan itu dinilai sebagai perbuatan baik atau perbuatan yang buruk.Penilaian itu menyangkut perbuatan yang dilakukan dengan sengaja.Memberi penilaian atas perbuatan dapat disebut memberi penilain etis/ moral.

2.              Pendidikan moral disekolah

Nilai – nilai budaya dan sosial yang perlu dibangun di lingkungan sekolah sebagai berikut:

a.    Etika

b.    Kejujuran

c.     Kasih sayang

d.    Bertanggung jawab

e.    Tepat waktu

 

3.              Pembentukan moral

Pembentukan moral peserta didik terkait dengan pendidikan karakter yang dilaksanakan di sekolah pada saat ini, agar para siswa memiliki kebiasaan (habitutation) tentang hal mana yang baik sehingga peserta didik menjadi paham ( kognitif) tentang mana yang benar dan salah, mampu merasakan (efektif) nilai yang baik dan bias melakukan (psikomotorik).Dengan kata lain pendidikan karakter yang lebih baik harus melibatkan bukan saja aspek “ pengetahuan yang baik ( moral knowing), akan tetapi juga “ merasakan dengan baik atau loving good ( moral feeling) dan prilaku yang baik(moral action).Pendidikan karakter menekankan pada kebiasaan yang terus- menerus dipraktikan dan dilakukan.

Dalam upaya membantu perkembangan moral anak disekolah. Maka peran bimbingan dan kosneling disekolah diharapkan mampu mengarahkan peserta didik kepada perkembangan yang optimal.Apalagi di zaman globalisasi yang mana terjadi perubahan- perubahan dalam berbagai aspek kehidupan seperti di bidang ekonomi, bidang politik, bidang sosial-budaya,bidang teknologi maupun bidang pendidikan maka ikut pula proses sosialisasi anak. Dalam upaya membantu sosialisasi anak di sekolah layanan informasi diharapkan dapat mempengaruhi proses sosialisasi anak tentang moral yang baik. 

HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2023

Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional, disingkat HARDIKNAS, adalah hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya.[1]

 

SEJARAH

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.[2] Hari nasional ini ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

 

PERAYAAN

Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.

Pada tahun 2019, tema yang diangkat adalah Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.[3] Pada hari selasa, 30 April 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah menggelar sebuah tayang bincang. Dalam kesempatan itu, Kemdikbud mengangkat isu Teknologi Pendidikan dan peran pendidikan pada Revolusi Industri 4.0.[4]

 

Referensi:

  1. ^ National Education Day 2012: The Rise of Indonesian Golden Generation. Diakses 1 Mei 2013
  2. ^ Yogya students collect 10,000 books for National Education Day. Jakarta Post. Diakses 1 Mei 2013
  3. ^ "Pidato Mendikbud dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 30 April 2019.
  4. ^ "Peringati Hardiknas, Kemendikbud Angkat Isu Teknologi Pendidikan"Detiknews. 30 April 2019.

SISWA SMKN 1 STABAT SELESAI PRAKERIN LANGSUNG DI TERIMA BEKERJA SEBELUM LULUS


Seperti yang kita ketahui selama ini, bahwa di sekolah-sekolah kejuruan pasti terdapat prakerin atau biasa disebut PKL (Praktik Kerja Lapangan). Di SMKN 1 stabat prakerin dilaksanakan selama 6 Bulan untuk satu periode dan akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan dua periode, yakni semester 5 dan semester 6 di kelas XII.

Di sisi lain SMKN 1 Stabat mempunyai kebijakan untuk mengizinkan siswanya tidak kembali ke sekolah setelah prakerin selesai, dengan kata lain ia diangkat menjadi pegawai di tempatnya prakerin sebelum lulus. Hal tersebut diperbolehkan dengan catatan industri tersebut harus membuatkan surat yang berisi keterangan bahwa siswa terkait diterima menjadi pegawai di industrinya. Lalu bagaimana dengan USsekolah dan UKK (Ujian Kompetensi Keahlian)?. Untuk Ujian sekolah bisa mereka ikuti secara daring, kemudian untuk UKK akan dilaksanakan di industri dan sistemnya menyesuaikan industri masing-masing.

Ditahun ini ada 4 siswa yang berasal dari program keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan yang diterima bekerja di Mitra IDUKA yaitu CV. Arkade Enam Pilar, Hal tersebut membuktikan bahwa semasa prakein mereka memang sudah dinilai layak menjadi pegawai di industri dan itu tidak lepas dari kekompetenan mereka dalam melaksanakan prakerin

“Alhamdulillah, tahun ini ada siswa kami 4 orang yang diterima bekerja oleh Mitra IDUKA SMK Negeri 1 Stabat yaitu CV. ARKADE ENAM PILAR, perusahaan Perencanaan konstruksi berbentuk CV. beralamat di Jl. Karya Gg. Bersama No. 26-B Kota Medan. Ini adalah bentuk implementasi, Para siswa yang di diterima CV. Arkade Enam Pilar itu berasal dari program keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kelas XII,” ujar Kepala SMKN 1 Stabat, SUKARDI, S.Pd.,MM, Senin, 10 April 2023.

 

Berikut ini adalah 4 siswa yang direkrut oleh CV. ARKADE ENAM PILAR

  1. Rizki Abdillah
  2. Leydy Coralya
  3. Wisnu Wardana
  4. Dimas Yudistira

 

Diterimanya sejumlah siswanya ini menegaskan bahwa lulusan SMK selain menyiapkan lulusan yang langsung bekerja maupun berwirausaha, juga Sebagai bentuk implementasi atas perjanjian Kerjasama / MOU yang Link and Match dengan IDUKA.

Semoga dari hal tersebut dapat membawa pengaruh positif bagi mereka sendiri maupun SMKN 1 Stabat.

PEMBERITAHUAN SISWA KELAS XII

Dengan Hormat, 
Berdasarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara No. 421.3/2874/Subbag Umum/IV/2023 tanggal 06 April 2023 tentang Pengawasan Orang tua Peserta didik Kelas XII setelah Ujian Sekolah, maka dari itu : 

  1. Peserta didik tidak diperbolehkan coret - coret seragam sekolah. 
  2. Menghimbau kepada Seluruh Peserta didik SMKN 1 Stabat untuk tidak melakukan Konvoi Sepeda Motor. 
  3. Menghimbau Orang Tua / Wali Peserta didik Kelas XII untuk mengawasi / mengontrol anaknya pada saat akhir Ujian Sekolah agar tidak terjadi hal - hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain. 
  4. Menghimbau Orang Tua / Wali mengenai Pelaksanaan Perpisahan Kelas XII hanya dilaksanakan di lingkungan Sekolah,dan apabila Peserta Didik Kelas XII melaksanakan Perpisahan Kelas XII di luar Lingkungan Sekolah,maka kegiatan tersebut diluar dari tanggung jawab Sekolah.
Demikian surat pemberitahuan ini, atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami sampaikan Terima Kasih.
                                                                                                           

SISWA/I SMK N 1 STABAT LOLOS SELEKSI SNBP TAHUN 2023


Sebanyak 7 siswa SMKN 1 Stabat, berhasil lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2023, di lima perguruan tinggi negeri (PTN) di Sumatera Utara.

Kelima PTN meliputi Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Poloteknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Loksumawe, Universitas Malikulsaleh. akan menjadi tempat baru untuk memperdalam pengetahuan usai lulus SMK.

“Alhamdulillah, siswa kelas 12 kami tahun ini ada 7 orang yang diterima di PTN melalui SNBP 2023,” ujar Kepala SMKN 1 Stabat, SUKARDI, S.Pd.,MM, Rabu, 29 Maret 2023.


“Para siswa yang diterima SNBP itu berasal dari berbagai jurusan di sekolah,” ujarnya yang juga sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Sumatera Utara itu.


Diterimanya sejumlah siswanya ini menegaskan bahwa lulusan SMK selain menyiapkan lulusan yang langsung bekerja maupun berwirausaha, juga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.


“SMK itu memiliki tujuan BMW yang kepanjangan dari Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha. Poin kedua yakni melanjutkan artinya adalah lulusan SMK bisa terus menimba ilmu di kampus,” katanya.

 

Berikut adalah Daftar nama siswa lulus SNBP Tahun 2023 :

  1. Andre Tri Ramadana- XII TAV 1 ( Teknik Informatika (D3) Universitas Sumatera Utara 
  2. Intan Maulida - XII TB 3 (Sastra Daerah Untuk Sastra Melayu Universitas Sumatera Utara)
  3. Putri Icha Salsabila - XII MPLB ( Hukum Universitas Islam Negeri Sumatera Utara )
  4. Tengku Aidul Farhan XII DPIB 1 ( Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan )
  5. Satria Gali Rakasiwi - XII TKRO 2 ( Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan ) 
  6. Abdillah Firmansyah - XII TPM ( Teknologi Rekayasa Pengelasan Fabrikasi (D4)
  7. Syahirun Najmi - XII TITL 2 ( Teknik Elektro Universitas Malikulsaleh )

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA

Cinque Terre
Oleh Elida Turnip, S.Pd
Guru Bimbingan Konseling SMKN 1 Stabat 

Perkembangan teknologi yang semakin canggih sangat berpengaruh terhadap konsentrasi belajar siswa.Teknologi yang makin canggih menjadi kekhawatiran bagi semua orang saat ini terutama para orang tua.Merka pasti menginginkan putra-putri mereka agar kelak sukses dimasa depan,

Dengan tersedianya berbagai aplikasi di gadget membuat para siswa malas untuk belajar karena konsentrasi mereka terganggu.Pada saat sedang belajar sering gadget siswa berbunyi yang membuat penasaran untuk melihatnya sehingga menggangu konsentrasi belajarnya,

Konsentrasi siswa dalam belajar merupakan salah satu hal penting untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal.Penggunaan gadget terus menerus  meningkat drastis mulai dari anak-anak,,remaja,sampai orang dewasa banyak menggunakannya.

Menurut Slameto (2003), konsentrasi belajar adalah “Pemusatan pikiran terhadap  suatu mata Pelajaran dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan dengan Pelajaran.

Salah satu dampak penggunaan gadget yang dirasakan siswa adalah hilangnya kemampuan berkonsentrasi. Sejumlah  dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan adalah:

  1. Masalah Penglihatan
  2. Menganggu  pola tidur
  3. Tidak fokus
  4. Ketergantungan gadget
  5. Sakit kepala
  6. Postur tubuh yang tidak ideal
  7. Cedera pada otot dan ligament
  8. Resiko kecelakaan
  9. Resiko kegemukan
  10. Gangguan tumbuh kembang pada anak.

Dikutip dari (https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/dampak-negatif-penggunaan-gadget/).

Ketika siswa terlalu banyak menggunakan gadget dan menjadi kecanduan,hal tersebut membuat siswa menjadi malas,menurunkan semangat belajar mengurangi kemampuan untuk focus belajar sehingga menyebabkan konsentrasi belajar.

Pada kenyataanya, seiring perkembangan zaman ini remaja atau siswa sudah sangat bergantung terhadap gadgetnya, entah itu alasan mencari penghasilan melalui gadget atau hanya untuk mencari hiburan. Dalam hal ini banyak siswa yang menggunakan gadget secara berlebihan.

                               

Dari pengaruh gadget terhadap konsentrasi belajar siswa, tentunya sebagai seseorang yang tidak menginginkan dampak yang tidak baik bagi hasil belajar siswa.Kita harus bisa menggunakan gadget yang hanya seperlunya saja.  Tidak terlalu berlebihan intensitas penggunaannya karena sesuatu yang berlebihan,akan membuahkan hasil yang kurang baik. Oleh karena itu,  bijaklah dalam penggunaan gadget di era sekarang ini.

Sehubungan dengan usia anak didik yang belum mampu menentukan apa yang bermanfaat dan apa yang berdampak negatif pada dirinya sendiri maka penulis berkesimpulan bahwa penggunaan handphone diperbolehkan kepada murid dengan pengawasan guru dan orang tua dalam hal lama menggunakannya, konten yang layak atau berguna dilihat, mengepost suatu konten maupun merespon suatu konten.